Senin, 31 Maret 2014

Ini Dia 7 Manfaat Rutin Berhubungan Intim Bagi Kesehatan Pria

Aktivitas bercinta bagi pasangan suami istri memang merupakan momen yang menyenangkan. Nyatanya, tak hanya itu, rutin bercinta juga memberikan efek positif terhadap kesehatan pria. Apa sajakah manfaat yang bisa ia dapatkan?

Berikut 7 manfaat sehat rutin bercinta bagi pria, seperti dilansir Your Tango.

1. Mengurangi risiko jantung dan stroke

Menurut penelitian dari Queens University, Belfast, pria yang berhubungan seks 3 kali atau lebih dalam seminggu maka risikonya untuk mengalami serangan jantung dan stroke akan berkurang hingga 50 persen.

2. Menjaga mood tetap positif

Aktivitas seks yang rutin membuat pria selalu berada dalam semangat dan mood yang positif. Selain bisa menghilangkan stres dan meningkatkan harga dirinya, seks juga sebenarnya dapat mencegah munculnya depresi. Sebab saat bercinta hormon endorfin akan dilepaskan oleh tubuh.

3. Memperbaiki kualitas tidur

Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan pria. Salah satu hormon lain yang dilepaskan saat bercinta adalah oksitosin, yang merupakan hormon untuk membantu membuat tidur semakin nyenyak. Mungkin ini salah satu sebabnya mengapa pria seringkali cepat tertidur setelah berhubungan seks.

4. Mengurangi risiko kanker prostat

Memiliki aktivitas seks secara teratur dapat melindungi pria dari kanker. Sebuah survei yang dilakukan National Cancer Institute menemukan bahwa pria yang rata-rata mengalami ejakulasi 21 kali per bulan memiliki risiko 33 persen lebih rendah untuk terkena kanker prostat daripada mereka yang hanya mengalami 4-7 kali ejakulasi per bulan.

5. Menghilangkan rasa nyeri

Bagi wanita, orgasme bisa membantu meringankan kram sebelum menstruasi. Sedangkan bagi pria, aktivitas ini bisa menjadi obat penghilang rasa sakit alami. Dalam sebuah studi, 48 responden diminta untuk menghirup uap oksitosin dan kemudian jari mereka ditusuk. Hasilnya, efek nyeri yang mereka rasakan berkurang hingga 50 persen. Hormon ini diketahui juga bekerja pada sakit kepala dan nyeri punggung.

6. Menjaga tubuh tetap bugar

Untuk memperkuat otot perut, punggung dan otot panggul, berlari selama 30 menit akan membakar sekitar 200 kalori. Namun faktanya bercinta selama lebih kurang 1 jam akan membakar kalori pria sebanyak 413 kalori.

7. Membuat kulit tampak lebih muda dan panjang umur

Penelitian telah menunjukkan bahwa memiliki aktivitas seks secara rutin membuat Anda terlihat lebih muda, bahkan mungkin 10 tahun lebih muda. Selain itu, sebuah studi dari British Medical Journal menemukan bahwa pria yang memiliki frekuensi orgasme tinggi tingkat kematiannya 50 persen lebih rendah dibandingkan dengan pria yang jarang ejakulasi.

Sabtu, 15 Maret 2014

10 Hal gila yang bisa menyebabkan orgasme

Setiap orang pasti tahu hal-hal seksual yang mampu memicu orgasme. Sebut saja seks, masturbasi, sampai mimpi. Namun sebenarnya ada banyak hal gila lain yang menyebabkan orgasme. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Your Tango berikut ini.
Olahraga ; 

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ada sekitar 45 persen wanita yang bisa meraih orgasme karena berolahraga. Orgasme yang disebabkan olahraga tersebut bernama coregasm.
Puting : 

Hanya butuh sedikit rangsangan di daerah puting dan sekitarnya agar tubuh menghasilkan oxytocin - hormon yang bertanggung jawab atas kontraksi pemicu orgasme.
Pikiran : 

Dengan berpikir dan bernapas melalui cara yang sudah diatur, bukan tidak mungkin bahwa seseorang juga bisa berorgasme. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan fantasi seksual.
Persalinan : 

Sebuah penelitian baru-baru ini juga membuktikan kalau nyeri persalinan bisa merangsang area tertentu pada wanita. Sehingga mereka bisa meraih orgasme ketika melahirkan.
Menguap : 

Sebuah obat anti depresan jika dikonsumsi bisa membuat beberapa orang, baik wanita atau pria, mencapai klimaks saat menguap. Aneh juga ya...
Jempol : 

Ada pula wanita yang dilaporkan mampu merasakan orgasme jika jempolnya dipijit. Hal itu dikarenakan adanya saraf yang sedikit kacau setelah wanita tersebut melakukan operasi.
PSAS : 

PSAS (Permanent Sexual Arousal Syndrome) adalah sebuah gangguan penyakit yang membuat penderitanya bisa meraih orgasme hingga 200 kali dalam sehari.
Menyusui : 

Saraf yang terhubung antara payudara dan organ seksual bertanggung jawab akan fenomena wanita yang berorgasme ketika menyusui bayinya.
Naik kuda : 

Beberapa wanita juga pernah melaporkan bahwa mereka bisa mencapai orgasme gara-gara naik kuda. Mungkin karena gerakan naik kuda hampir mirip dengan gerakan tubuh ketika bercinta.
Makan junk food : 

Aneh tapi nyata, seorang wanita asal Colorado juga mengaku merasakan orgasme ketika menikmati es krim, kue, dan pizza. Wanita tersebut tepatnya menderita sindrom rangsangan seksual yang bisa terangsang tanpa menyentuh bagian intim.
Itulah berbagai hal gila yang bisa menyebabkan orgasme. Apakah Anda pernah mengalami salah satu di antaranya?

Jumat, 28 Februari 2014

Seks Rutin Bisa Bikin Penghasilan Lebih Tinggi

Anda ingin berpenghasilan lebih tinggi? Rutinlah berhubungan seks dengan suami atau istri Anda. Sebuah penelitian menunjukan rutin berhubungan seks adalah kunci untuk meningkatkan penghasilan.

Peneliti dari Anglia Ruskin University, Inggris, menemukan orang yang rutin berhubungan seks sekurangnya empat kali sepekan punya gaji lebih tinggi dibanding mereka yang tidak, terlepas dari tingkat pendidikan dan profesi. "Orang butuh cinta dan dicintai (secara seksual dan non-seksual) oleh orang lain," kata Nick Drydakis, dosen ekonomi di Anglia Ruskin University, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu, 17 Agustus 2013.

Dia menjelaskan, absennya pemenuhan kebutuhan tersebut membuat orang rawan untuk merasa kesepian, terasing secara sosial, depresi. Ujung-ujungnya, hal tersebut bisa mempengaruhi kehidupan seseorang di dunia kerja.

Penelitian ini dilakukan Drydakis karena dia percaya bahwa kebutuhan dasar seseorang harus terpenuhi, seperti makan, minum, tidur, dan berhubungan seks, sebelum mereka bisa mampu sukses dalam kehidupan mereka. Dalam penelitiannya, dia mempelajari data dari 7.500 orang berusia antara 26-50 tahun.

Setiap partisipan ditanyakan tentang status kesehatan, aktivitas seksual, pekerjaan, dan penghasilan mereka. Hasil yang didapat mengungkapkan bahwa orang yang melakukan seks lebih dari empat kali sepekan punya penghasilan 5 persen lebih tinggi dibanding mereka yang melakukan seks kurang dari empat kali dalam sepekan. Selain itu, studi ini juga menunjukan bahwa orang yang tidak melakukan seks sama sekali punya penghasilan 3 persen lebih rendah dibanding mereka yang berhubungan seks.

Hasil tersebut didapat Drydakis setelah dia memasukan faktor pendidikan dan profesi dalam variabel penelitian. Artinya, pengaruh seks rutin pada penghasilan tetap signifikan, terlepas dari tingkat pendidikan dan profesi seseorang. Bahkan, hasil studi ini mengungkapkan pada orang yang punya masalah kesehatan pun, penghasilan mereka lebih tinggi jika mereka melakukan seks rutin.

Drydakis mengatakan dirinya tidak tahu pasti mengapa seks dan tingkat penghasilan saling terkait. Namun dia mengatakan, "Aktivitas seksual adalah aspek kunci dari kesejahteraan sosial dan kesehatan personal yang mempengaruhi kehidupan individual seseorang," kata Drydakis.