Kamis, 28 Juni 2012

5 Posisi Bercinta yang Menjelaskan Sifat Pria

Pernahkah terpikir di benak Anda bahwa posisi bercinta yang diterapkan pasangan ternyata menjelaskan karakter dirinya? Seksualitas seseorang berkembang sesuai kedewasaannya, ada yang melaluinya dengan cepat adapula yang lambat. Pendewasaan diri dan pembentukan watak ini nampaknya secara tidak sadar terbawa dari caranya memilih posisi bercinta.

Dikutip dari situs AskMen, ada lima posisi bercinta yang paling umum dan sering digunakan pria. Kelima posisi ini secara garis besar menjelaskan bagaimana karakter dan sifatnya.

1. Doggy Style
Posisi ini melambangkan rasa tidak hormat terhadap wanita. Ketimbang memberikan perlakuan kasih sayang, posisi ini cenderung berkesan 'merendahkan'. Diduga pria yang menyenangi posisi ini, mengalami banyak penolakan saat ia tumbuh dewasa, entah itu penolakan dari lawan jenis, teman-temannya, maupun keluarga. Ia melampiaskan rasa kekecewaannya dalam posisi ini. Posisi ini kerap digunakan oleh para 'player' yang hanya mencari cinta satu malam, yang jelas tidak mengerti makna cinta sejati dan kesetiaan.

2. Misionaris
Posisi klasik dan tradisional dalam bercinta, membuatnya dinamakan 'misionaris' (hanya menjalankan misi). Pria yang menggunakan posisi ini biasanya tipe yang konservatif, tidak berani mengambil risiko dan senang mengikuti peraturan dalam hidupnya. Ia tidak menganggap aktivitas seksual sebagai sesuatu hal yang penting namun hanya sebagai kewajiban yang dilakukan oleh suami istri. Posisi ini juga mengartikan bahwa ia pasangan yang cenderung monoton, namun mengagumi Anda sebagai pasangannya.

3. Cowgirl
Bisa dibilang posisi ini adalah favorit pria pemalas. Bagaikan anak tunggal yang selalu dipenuhi segala permintaannya, posisi ini menuntut kerja keras dari pihak wanita. Pria yang gemar menerapkan posisi ini cenderung hidup nyaman dan jarang ingin berusaha lebih untuk kehidupan yang lebih baik. Diduga pria ini akan mengandalkan pasangannya terus-menerus dalam membuat segala keputusan. Posisi ini juga mengartikan bahwa ia tipe pria yang ingin segala sesuatunya cepat diselesaikan, apapun cara yang mesti ditempuh.

4. Spooning
Bagi pria yang menyenangi posisi ini, berarti ia senang berada dalam subuah hubungan yang mengikat. Selama hidupnya diperkirakan ia mengalami masa-masa yang sulit, namun ia berhasil membangun rasa percaya diri dan mandiri. Menjalani hidup sendiri merupakan hal yang mustahil dilakukan baginya. Itulah sebabnya ia sangat memuja pasangannya, dan seakan tidak ingin lepas darinya. Sayangnya tipe ini cenderung posesif dan penuh rasa cemburu. Ia akan panik saat Anda tidak memberi kabar ataupun menghilang hanya sebentar saja.

5. Kucing
Posisi ini dilakukan dengan wanita berbaring tengkurap, dan kemudian sang pria melakukan penetrasi dari atas dengan tumpuan tangan yang lurus seperti berpose yoga. Mirip dengan posisi doggy-style dengan pendekatan spooning. Tidaklah heran posisi ini difavoritkan dalam buku ilmu seks tantrik. kabarnya, posisi ini menandakan pria tersebut tidak perduli dengan hal-hal duniawi, namun spiritual. Ia sangat mengutamakan keseimbangan dalam kehidupan maupun percintaan. Tipe pria yang sabar namun mudah kehilangan arah saat pasangannya tidak perduli lagi akan dirinya.

Senin, 25 Juni 2012

Hal-hal Unik yang Disukai Pria Sebelum Bercinta

Kebanyakan pria memang suka melihat wanita cantik berbalut bikini atau lingerie seksi. Tapi saat bercinta, ada hal-hal lain yang lebih ia sukai, yang bisa membangkitkan gairah seksnya dalam sekejap.

Menariknya, hal-hal tersebut tidak selalu melibatkan tampilan fisik yang sempurna. Ada beberapa faktor yang mungkin tidak pernah Anda kira sebelumnya, yang disukai pria saat melihat sang istri di tempat tidur. Ini dia faktor-faktornya, seperti yang dikutip dari Times of India.

1. Lingerie dengan Warna Berbeda
Anda tidak harus memakai lingerie dengan warna senada, atau mengenakan kamisol dan celana dalam sesuai pasangannya saat akan bercinta. Aktivitas bercinta juga bisa jadi lebih menyenangkan jika Anda mengenakan lingerie yang tidak satu set. Misalnya, kamisol warna merah dipasangkan dengan celana dalam warna biru. Bisa juga gaun pendek satin warna hitam dengan coat chiffon warna krem. Mengenakan lingerie berwarna kontras, bisa membuat si dia 'terkejut' dan membangkitkan hasrat bercintanya.

2. Humor
Aktivitas bercinta tidak hanya melibatkan fisik, tapi juga akal. Sebelum memulai bercinta atau saat foreplay, selipkan humor soal seks yang menggelitik. Anda juga bisa berinisiatif mengadakan games di tempat tidur. Siapa yang kalah, harus menuruti kemauan yang menang. Bentuk permainan bisa dengan kartu remi, UNO atau tebak-tebakan. Dengan begitu, hubungan seks jadi tidak monoton dan membosankan.

3. Keterbukaan Soal Seks
Anda tidak perlu malu membicarakan seks secara frontal dengan pasangan. Toh, dia adalah suami Anda sendiri. Tidak harus menciptakan situasi yang serius saat membicarakannya. Mengobrollah dengan santai, apa saja yang Anda inginkan dan tanyakan juga apa yang dia harapkan dari hubungan seks kalian selama ini. Bicarakan sambil mengelus dadanya, memainkan rambut atau berbisik di telinganya. Sambil berbicara seks, gairah bercintanya juga akan bertambah.

4. Kematangan Emosional
Coba latih diri Anda untuk lebih peka terhadap perasaan pasangan saat bercinta. Terkadang, stres atau depresi karena masalah di kantor bisa terbawa juga di kamar tidur. Jika Anda merasa ada sesuatu yang berbeda dari pasangan --misalnya dia terlihat murung atau tidak bersemangat-- tak ada salahnya menanyakan keadaannya. Dia akan memandang Anda sebagai wanita yang perhatian dan matang secara emosional karena tidak mementingkan kepuasan fisik semata.

5. Memakai T-Shirt Longgar
Selain lingerie, memakai T-shirt longgar yang memperlihatkan sebagian bahu juga bisa membuat Anda terlihat seksi. Beberapa pria malah menganggap istrinya terlihat lebih 'menggoda' saat ia mengenakan kemeja putih atau kaus longgar yang memperlihatkan siluet tubuhnya.

6. Rambut yang Berantakan
Siapa bilang Anda harus tampil sesempurna mungkin saat akan bercinta? Anda bukan mau pergi ke pesta atau ke kantor yang mengharuskan berpenampilan rapi. Di atas tempat tidur, wanita dengan rambut acak dan sedikit bergelombang justru akan lebih terlihat seksi. Bagi pria, melihat sang istri tampil apa adanya adalah pembangkit gairah seks paling hebat.

Jumat, 22 Juni 2012

Lihat Suami Cuci Piring Bisa Tingkatkan Gairah Seks

Gairah seksual bisa saja sewaktu-waktu hilang pada setiap pasangan menikah. Berbagai hal bisa jadi penyebabnya, diantaranya stres, jarang berduaan atau bosan.

Meskipun hal yang wajar, jangan biarkan kondisi ini berlangsung terlalu lama karena bisa memberi dampak buruk pada keharmonisan rumah tangga. Anda dan pasangan sebaiknya segera mencari cara agar kehidupan seks dan asmara kembali hangat dan mesra.

Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara yang bisa dicoba. Dikutip dari Times of India, ada empat cara unik dan romantis untuk membantu Anda dan pasangan kembali meraih gairah bercinta.
Â
1. Minta Suami Membantu Pekerjaan Rumah Tangga
Apa hubungannya mengerjakan tugas rumah tangga dengan peningkatan gairah seksual? Menurut pendiri website parenting Netmums.com, Siobhan Freegard, berdasarkan riset terhadap ribuan wanita --tentang hal-hal apa yang bisa meningkatkan libido mereka dengan cepat-- pria yang melakukan pekerjaan rumah tangga masuk dalam daftar. Dari hasil riset, melihat suaminya melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring atau menidurkan anak bisa cepat membangkitkan gairah seksual wanita.

Kenapa? Hal itu karena, pria yang mengerjakan tugas wanita terlihat lebih perhatian dan seksi. Tidak apa sesekali memintanya membantu Anda, asalkan jangan terlalu sering.

2. Sexy Food
Menurut Amy Reily, ahli makanan aphrodisiac dan penulis buku The Love Diet, saat gairah seks menurun, bangkitkan lagi dengan makanan. Seafood merupakan bahan makanan yang baik untuk meningkatkan libido, terutama tiram. Asam amino yang terkandung di dalamnya efektif menaikkan hormon seksual baik untuk pria maupun wanita. Jika kurang suka makanan laut, Anda bisa mengonsumsi seledri, ketimun atau tambahkan bubuk kayu manis pada masakan.

3. Sentuhan Sensual
Mood bercinta bisa cepat bangkit dengan saling menyentuh tubuh pasangan. Anda bisa mendapat kenikmatan seks dengan mengetahui titik-titik erotis di tubuh Anda sendiri. Saat foreplay, sentuhlah bagian tubuh yang menurut Anda bisa menimbulkan rangsangan dan lakukan di depannya. Dengan begitu, dia akan tahu bagian mana yang menjadi titik erotis Anda. Biarkan ia melanjutkannya, hingga gairah bercinta bangkit kembali. Minta juga si dia untuk melakukan hal yang sama.

4. Atur Waktu Berdua Pasangan
"Terkadang, kurangnya gairah seks dalam hubungan asmara, karena pasangan tersebut hanya punya waktu sangat sedikit untuk berduaan saja," jelas Terapis Seks Paula Hall, seperti dikutip dari Daily Mail.

Meskipun sulit, luangkan waktu sebisa mungkin minimal satu hari untuk menikmati momen romantis bersama pasangan. Tentukan jadwal, misalnya sore hari di akhir pekan. Bagi pasangan yang sudah memiliki anak, bisa menitipkan di rumah orangtua atau kerabat dekat. Jangan merasa bersalah karena takut dianggap mengabaikan anak, karena Anda tidak setiap hari melakukannya.